Tuesday, September 8, 2009

Cerita Senja..

Ini adalah kisah perolehan hidayah seorang pria dewasa yang sangat kaya.. kisah nyata seperti dituturkan oleh seorang ustadz pada saat beliau mendapat hidayah yang sungguh luar biasa.

***
Pertengahan Ramadhan dua puluh lima tahun silam...
Aku, seorang pria yg namanya sangat diperhitungkan dalam dunia perbankan. Aku yang dikenal sebagai salah seorang anggota direksi sebuah bank ternama... sangat merasa bosan dengan hidupku yang monoton. duniaku yang hanya itu2 saja. saat harta bukan lagi menjadi sesuatu yang kukejar.. saat aku sudah memiliki semua yg kebanyakan org impikan. Namun, di luar semua itu.. aku merasakan kejenuhan yang amat sangat menekanku dan seluruh persendianku.
penat.. suntuk.. bosan.. dan bingung atas apa yg harus kuusahakan utk kucapai lagi.

Aku bukannya org yg tidak faham agama. aku sering ikut acara bersama di panti2 sosial, mesjid, ataupun berpartisipasi dalam program2 sosial keagamaan lainnya. Namun semua itu sepertinya tidak menyisakan atsar sedikitpun utkku. Jiwa masih gersang dan kerontang pada kefuturan tanpa ujung. Sampai pada satu ketika, saat seorang kenalanku mengajakku pada satu acara di sebuah panti asuhan yang pada akhirnya mengantarkanku pada pertemuanku dg anak itu.

Acara buka bersama seperti itu bukanlah kali pertama yang kuikuti. Biasanya, Aku selalu hadir dalam pembukaannya, kemudian menitipkan sejumlah uang pada pengurus panti, dan buru2 pamit sebelum acara berakhir. Dan itu pulalah yang kulakukan pada acara kali itu. Setelah memberi sejumlah uang pada pengurus panti, aku pun bergegas pamit pada pengelola panti dan bersiap meninggalkan acara.

Namun, saat baru beberapa langkah aku melangkah meninggalkan ruangan panti yang dipakai utk acara tesebut dan berniat menuju parkiran... sorang anak perempuan berkerdung mini menggelayut di kaki kiriku dan berkata..
"om.. om mau kemana?"
"Om mau pulang.." jawabku sambil tersenyum. dan kubertanya lagi "adik kelas berapa? adik mau apa?"
dengan bibirnya yang mungil ia menjawab, "nol kecil.."
Lalu kutanya lagi "ade udah punya baju baru utk lebaran?" karna kupikir ia kan meminta itu padaku.
dia menggangguk sambil terus menggelayut di kaki kiriku.
"sepatu baru?" tanyaku lagi. dan lagi2 anak mengangguk.
Ternyata dia sudah punya baju baru dan sepatu baru utk lebaran. Aku semakin tak mengerti apa yang anak itu inginkan dariku.
Beberapa menit kemudian aku sempat bingung dibuatnya. Aku bingung apa yang sesungguhnya diinginkan anak itu.
Dan kutanya saja padanya,"memangnya adik mau apa?"

Jujur, saat itu aku langsung membayangkan berapa banyak anggaran yang harus kukeluarkan utk membuat anak itu melepaskan tangannya dari kaki kiriku. ntah apa yang kan dia minta.
Kuulangi lagi,"memangnya adik mau apa?"
Dia berfikir.. dan dg ragu2 dia bertanya balik,"mm..boleh? om ga marah?"
Aku semakin penasaran dan bingung.."iya.. adik mau apa? om ga marah kok.."
Dia kembali memastikan, "bener om ga marah?"
Aku mengangguk dan memasang senyum termanisku utknya...
Sampai pada akhirnya dia mengatakan, "mmm..mau panggil om 'ayah'... boleh om?"
ALLAH!
Aku tersentak. Pada saat itu aku seperti disadarkan olehNYA. Ada desir hangat yang mengalir dalam aliran darahku. Rasa yang sudah lama tidak pernah kurasakan.. ntah apa namanya..


Perbincanganku dg gadis kecil yang (pada akhirnya kutahu namanya Sarah) itu pun kulanjutkan pada tempat yang lebih kondusif dan tidak dg posisi dia menggelayut di kakiku lagi..
Kami duduk bersama..
"Nah, sekarang adik mau apa lagi? Ayah mau memberi apapun yang adik inginkan.." Aku berusaha mengakrabkan diri dg 'anakku'.
"sarah boleh minta lagi ayah?" dia merajuk. menggemaskan sekali.
"ya sayang.. sekarang kan om udah jadi ayah sarah. sarah boleh minta apapun.."
"benar ayah?" matanya mengerling indah.
"iya.. uang ayah banyak lho.." sembari aku menunjukkan dompetku yang isinya penuh dg uang (zaman dulu belum ada credit card).
"boleh ayah?"
"iya.. bilang saja. sarah maunya apa?"
Sarah sempat terdiam beberapa saat. Sepertinya keraguannya utk mengatakan apa yg diinginkannya datang dan hilang sehingga ia diam seribu bahasa sepeti ini.
"Ayo Sarah anakku... bilang saja sama ayah.."

Perlahan dia menjawab lirih..
"mmm...jangan marah ya ayah... sarah mau.. kalau ayah datang ke sini lagi, sarah dibawakan foto ayah, foto ibu, dan foto kakak..."
"Untuk apa sarah?" Aku bingung dibuatnya.
"Untuk Sarah bawa ke sekolah trus sarah lihatin ke guru sama tmn2 sarah kalo sarah sekarang udah punya ayah, ibu, dan kakak. Jadi sarah ga sendirian lagi. Sarah juga sama kaya tmn2 yg punya ayah, ibu dan kakak juga.." jawabnya polos.

Utk kedua kalinya aku dibuat trenyuh oleh kalimat yang meluncur dari bibir mungilnya. betapa sederhananya hidup anak2, termasuk sarah. Ia dapat dibahagiakan 'hanya' dg panggilan 'ayah' dan lembaran2 foto. Sangat kontras dg hidupku dan hidup org2 dewasa pada umumnya...
Allah,terima kasih telah Kau titipkan percikan hidayahMu pada gadis mungil bernama Sarah ini. Ia telah berhasil meruntuhkan benteng keangkuhanku yang telah berdiri kokoh selama lebih dari 30 tahun lamanya. Ia telah membangunkanku dari keterlenaan dan keterpukauan pada sesuatu yang fana..
***

Smoga bermanfaat.:)


Esp 4 my beloved sister, mbDhun.. jazakillah khoiron jaza' telah menyongsongku di usia 23 ini. Trmksh tlh mengeluarkanku dari ruang gelap yg sempat lama kusinggahi. Kan kubiarkan luka itu mengering tanpa perlu kuobati. Hingga pada suatu masa DIA kan menitipkan solusi atas smuanya pada diri ini. dan terakhir, Ijinkan ak menyayangimu dg caraku sndiri yg mungkin masih sangat sulit kau mengerti..:)ay

4 my little brother, Gayuh.. jazakallah khoiron jaza' buat kesabaranny punya 'mbak' yg seenaknya ndiri ini. kuliah yg bener ya de.. jgn kebanyakkan syuro & melupakkan kuliah. pokoya max 4 taun!! hehe..;p. smoga mbak santi bisa terus berproses utk jadi mbak yg lbh baik lagi buat gayuh.. Luv u.. oia, hadiahnya dah kubeliin nih..:D

and 4 saudara2 seperjuanganku.. partner2 dakwahku.. smuanya.. jazakumulloh khoiron katsiir utk setiap catatan yg tertorehkan. Smua punya tempat khusus di hatiku :). Trmksh tlh mengantarkanku pada hidayah yg luarbiasa ini..
Sungguh, kalian smua adl 'anugerah terindah yg pernah kumiliki'.. ttp sebut namaku dalam robithoh kalian ya..(ngarep!)

Buat semua org2 yg mengenalku, ntah dlm wadah yg mana (IWP, Smunsasiers, Undip, Depdagers'08, Bapokers). Yang mengenalku sbg santi ataupun tejha.. Smoga ALLAH senantiasa mengekalkan ukhuwah qt karna kecintaan kepadaNYA. Terimakasih utk semuanya..

No comments:

Post a Comment