Saturday, October 17, 2009

(Smoga) Masih Ada Hati untuk Al Aqsha....

Menangis hati-hati kami pun miris jiwa-jiwa kami mengikuti perkembangan Al Aqsha belakangan ini. Pengalihan issue yang sudah sedemikian hebatnya semakin membuat sebagian besar dari kami terpuruk dalam ketidaktahuan. Media yang ada justru semakin mengintimidasi otak-otak kami dengan menjauhkan kami dari fenomena yang ada. Ada pula semacam opini yang mengatakan bahwa umat Islam Indonesia harus 'dihindarkan' dari berita2 yang membuat mereka marah agar kasus terorisme tidak terulang. Luar biasa!!!

Apakah memang begitu karakter manusia masa kini? Tak akan merasa terancam selama bumi tempatnya berpijak masih dalam status aman dan sejahtera. Kadang sempat terfikir juga, mungkin jika Al Aqsha itu ada di Jakarta barulah Indonesia bergejolak hebat. Nasionalisme ini masih terbangun atas dasar geografis semata. Dan itulah yang masih menjadi landasan teori manusia mayoritas dalam bersikap. Padahal ancaman akan runtuhnya Al Aqsha bukan datang kali ini saja. Rencana Zionis terhadap Al Quds pun bukan hanya gertakan setahun dua tahun saja. Bahkan semua sudah terangkum dalam proyek zionisme hingga tahun 2020 mendatang. Kaum zionis sangat bernafsu menjadikan Al-Quds sebagai ibukota bagi Yahudi, tak terbagi dengan Arab, membangun haikal dan mengeluarkan warga Arab yang merupakan penduduk mayoritas Al-Quds saat ini.


Mungkin Indonesia memang sedang terluka dengan tangisan menyayat dari duka SumBar yang entah sampai kapan itu kan berakhir. Indonesia pun masih menyisakan kegeraman mendalam utk para pelaku 'teroris' yang telah mengganggu kenyamanan hidup mereka, apalagi sampai mengambil korban anggota keluarga mereka. Indonesia kini pun tengah menanti keputusan politis dari Sang Presidennya atas nasib negeri ini lima tahun ke depan. Ada lagi ilustrasi Rasulullah saw yang (kembali) menyita perhatian dan kejengkelan kita. Atas semua itu memang sepertinya issue Al Aqsha dan Palestina sangat mudah dinafikkan dari fikiran dan luput dari perhatian kita.

Namun, sudah sepatutnya kita masih menyisakan ruang khusus di jiwa kita untuk Palestina, dan
Semoga kita masih bisa menyisakan space di hati kita untuk Al Aqsha tercinta...


No comments:

Post a Comment